Kriteria Lokasi Fogging Nyamuk yang Harus Anda Ketahui

DBD merupakan singkatan dari Demam Berdarah Dengue. Demam ini merupakan penyakit menular akibat virus yang dibawa oleh nyamuk aedes aegypti. Jika ada salah satu orang terdekat Anda mengalaminya segera lakukan tindakan fogging untuk membunuh nyamuk dewasa agar tidak menularkan virus tersebut. Namun sebelumnya, Anda harus tahu mengenai kriteria lokasi fogging nyamuk.

 

Ketika fogging dilakukan, sebelumnya Anda harus membuka semua pintu dan jendela agar asap segera menyebar dan cepat hilang dari rumah. Anda juga harus memastikan semua orang tidak ada di dalam rumah terutama anak kecil, karena dalam fogging ini telah dicampurkan bahan-bahan kimia yang membahayakan agar nyamuk cepat mati. Selain itu tutup juga makanan agar tidak terkena asap fogging.

 

Dalam melakukan fogging ditentukan minimal 200 m jarak fogging dari rumah yang diindikasi terkena DBD. Sasaran dalam fogging semua ruangan di dalam rumah juga luar rumah seperti halaman, pekarangan dan taman jika ada. Hal ini diupayakan agar nyamuk bisa mati dalam 1 x 24 jam. Dengan begini dapat meminimalisir penularan virus dengue.

 

Sebelum fogging dilakukan, menurut Perda dalam Pengendalian DBD fogging bisa dilakukan setelah puskesmas setempat melakukan kajian. Dalam arti fogging boleh dilakukan setelah adanya pasien yang terindikasi DBD. Maka dari itu setelah ada orang terdekat baik keluarga atau tetangga ada yang terjangkit segera laporkan ke puskesmas.

 

Selain kriteria lokasi fogging nyamuk bisa dilaksanakan, ada juga ketentuan lain dalam pelaksanaan fogging antara lain dosis insektisida tepat sesuai takaran dan waktu pemberian fogging tepat sesuai aktivitas nyamuk yakni di jam-jam tertentu. Jika Anda ingin fogging yang efektif Anda boleh mempercayakannya pada Fumida, perusahaan pembasmi hama.

 

Itulah kriteria lokasi fogging nyamuk yang harus Anda perhatikan sebelum pengasapan dilakukan pada lingkungan Anda. Dalam penanganan kasus DBD ini Anda tidak bisa menganggap remeh, karena selain menular penyakit ini menyerang sistem kekebalan manusia. Jika Anda tidak menginginkan hal ini terjadi pada lingkungan Anda, jagalah kebersihan lingkungan Anda sejak dini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *